Showing posts with label mikrotik. Show all posts
Showing posts with label mikrotik. Show all posts

Thursday, May 12, 2016

Tutorial Policy Based Routing di Mikrotik UPDATE 2016 !!!

Posted by Unknown

        Halo guys mau sedikit berbagi ilmu . kenapa sedikit ? ya karena memang ilmu saya msh sedikit HAHAHAHAHA. tutorial kali ini ane mau berbagi konsep policy based routing di mikrotik. WOW keren kan judulnya ??? ahahha. selanjutnya disingkat PBR ya biar cepet aja okee dan gwa tau lo semua pst males BACA pengennya langsung ke settingannya LOL . 
       PBR sebetulnya salah satu konsep load balance tapi dengan PBR kita dapat mendefinisikan client harus lewat gateway/wan yang mana dengan kebutuhan kita. misal pada gambar di atas ada 2 client tapi 2 client itu ingin akses yang berbeda dengan wannya masing - masing. baik download maupun upload. ini berguna bagi corporate semisal memiliki banyak WAN tapi client harus pake bandwith yang 3Mbps tapi ada server priv harus pake bandwith 10Mbps . lalu penerapan pada warnet yang ingin memisahkan traffic game untuk WAN 1 sedangkan aktifitas lainnya menggunakan WAN 2. sederhana saja ane akan berbagi disini yang pasti itu konsep nya BETUL!!! eheheheh pertama - tama kita definisikan client dengan penamaan grup supaya mempermudah


buat src-address untuk masing - masing client dulu ya

 /ip firewall address-list add list=grup-wan1 address=192.168.1.10  
 /ip firewall address-list add list=grup-wan2 address=192.168.1.20  

lalu kita definisikan connection dan output untuk traffic download dan upload sesuai dengan wan masing2 . (mksdnya apabila wan1 melakukan download maka untuk upload harus wan1 juga)

 /ip firewall mangle add chain=prerouting connection-mark=no-mark in-interface=eth1 action=mark-connection new-connection-mark=con-wan-1  
 /ip firewall mangle add chain=output connection-mark=con-wan-1 action=mark-routing new-routing-mark=via-wan-1  
 /ip firewall mangle add chain=prerouting connection-mark=no-mark in-interface=eth1 action=mark-connection new-connection-mark=con-wan-2 
 /ip firewall mangle add chain=output connection-mark=con-wan-2 action=mark-routing new-routing-mark=via-wan-2  

sesudah itu kita marking routingnya agar jalur menuju internet bisa dikenali oleh masing2 wan agar tidak bentrok dengan menambahkan grup client yang mana harus melewati wan yang ditentukan.

 /ip firewall mangle add chain=prerouting src-address-list=grup-wan1 action=mark-routing new-routing-mark=via-wan-1 passthrough=yes comment="mark routing via wan 1"  
 /ip firewall mangle add chain=prerouting src-address-list=grup-wan2 action=mark-routing new-routing-mark=via-wan-2 passthrough=yes comment="mark routing via wan 2"  

sesudah mendapatkan routing marknya kita tambahkan ke table routing route. dan buat table routing masing2 untuk masing wan ..

 /ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.10.10.1 routing-mark=via-wan-1  
 check-gateway=ping  
 /ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=11.11.11.1 routing-mark=via-wan-2 check-gateway=ping 
/ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.10.10.1 check-gateway=ping  
/ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=11.11.11.1 check-gateway=ping   


selesai ... silahkan lakukan test untuk masing - masing client dan lakukan traceroute . pasti akan melewati gateway yang berbeda .. :)

tambahakan nih dirules PALING ATAS , agar client bisa melakukan ping ke gateway router atau client.


 /ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.0/24 dst-address=192.168.1.0/24 action=accept  
 /ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.0/24 dst-address=10.10.10.1 action=accept  
 /ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.1.0/24 dst-address=11.11.11.1 action=accept  


SELESAI !!! ...

Selamat Mencoba :) ... selalu kunjungi blog ini ya .. thanks :) DOWNLOAD SCRIPT DISINI !!!
Read More

Friday, April 22, 2016

Bandwith Management Hotspot with Queue Tree Router OS v6.xx 2016 !!!

Posted by Unknown

assalamualaim wr wb. selamat pagi semuanya.. bagaimana kabar rekan -rekan sekalian .. untuk tutorial kali ini ane mau berbagi sedikit ilmu saja perihal bandwith management untuk hotspot. hehehehehe. secara default ketika kita mengaktifkan fitur hotspot pada mikrotik itu sudah terpasang metode simple queue. mikrotik akan menambah otomatis secara langsung kedalam table simple queue jika ada user yang melakukan login dan terverifikasi oleh mikrotik. kurang lebih seperti itu kan ? :D . nah bagaimana apabila kita ingin menggunakan queue tree sebagai bandwith management nya dari hotspot ? semua aktifitas download, buffer, torrent  pun dapat terlimit. berikut skema jaringan sederhana tapi rules yang digunakan sangat manjur AHAHAHAHAHA

eth0= wan
eth4 = hotspot-lokal (192.168.100.1/24)


*catatan : saya asumsikan rekan2 sudah menyetting mikrotik untuk dapat melakukan akses internet. hehehehe



pertama - tama ke menu ip > dhcp-server , lalu dhcp-setup (lakukan konfigurasi dhcp server pada interface eth1 ) . kalau rekan2 tidak bisa mensetup ini sangat keterlaluan sekali ahahahahha *kidding .

setelah dhcp servver sudah diaktifkan kita masuk ke menu ip > hotspot , lalu hotspot-setup . hampir setupnya sama seperti dhcp server yang berbeda hanya penambahan nama domain untuk hotspot dan melakukan masquerade pada network hotspot .




nah untuk gambar diatas diasumsikan teman2 sudah melakukan konfigurasi hotspot. wah hebat hahahah.

btw ane kasih script aja ya. males buat picture gambar ini itu step by step ente copas aja script dibawah. nanti dipelajarin sendiri ya. okayy :)

 /ip firewall mangle add chain=prerouting jump-target=hotspot action=jump  
 /ip firewall mangle add chain=postrouting jump-target=hotspot action=jump  
 /ip hotspot user profile add name="kamar-1" shared-users=2 status-autorefresh=00:03:00 incoming-packet-mark="coming-prof1" outgoing-packet-mark="outgoing-prof1" \  
 add-mac-cookie=yes mac-cookie-timeout=1d  
 /ip hotspot user add name="user1" profile="kamar-1" password=12345 server=all  


lakukan langkah diatas untuk mendefinisikan user profile dan user. perhatikan ada menu incoming-packet dan outgoing-packet. packet tersebut yang akan digenerate otomatis untuk mikrotik ketika user tesebut login  dan menambahkan ke ip>firewall>mangle.

setelah itu lakukan lakukan limit untuk packet tsb di queue tree
berikut script untuk melimit download dan upload 
dibawah script marking di queue untuk download


 /queue tree add name=all-in parent=hotspot-lokal queue=default max-limit=2M  
 /queue tree add name=PC1-DOWNLOAD parent=all-in queue=default limit-at=1M max-limit=2M packet-mark=outgoing-prof1  

dibawah script marking di queue untuk upload





 /queue tree add name=all-out parent=wan queue=default max-limit=2M  
 /queue tree add name=PC1-UPLOAD parent=all-out queue=default limit-at=1M max-limit=2M packet-mark=coming-prof1  



lakukan test login untuk username : user1 dan password 12345 lalu lakukan buffer perhatikan pada queue tree. user tersebut akan terlimit .


*Catatan . pada mangle di hotspot packet outgoing merupakan download dan packet coming merupakan upload.

berikut hasilnya apabila user sudah login dan terlimit oleh queue tree




terima kasih
apabila ada pertanyaan bisa di comment saja dibawah.
untuk script bisa di download
DIBAWAH !!
Read More

Wednesday, April 20, 2016

Mangle Upload and Download Mikrotik with Queue Tree RouterOS v6.xx 2016 !!!

Posted by Unknown

Halo semua... apa kabar. perkenalkan lagi saya bybit  mau berbagi lagi tentang tips dan trick setting di mikrotik agar router kita bisa bekerja maksimal dengan konfigurasi yang sangat minimal. keren kan... :D  iya dong.. berdasarkan sumber yang ane baca ada beberapa alternatif tapi dari semua alternatif yang sekarang ane akan share ini yang sangat manyuss sekali. beneran nanti sama ente atau lu semua dicoba saja ya. pada dasarnya memang router pada mikrotik ini sangar powerfull sekali kita bisa melakukan apapun terhadap jaringan terutama jaringan dibelakang mikrotik itu sendiri contohnya jaringan kantor, warnet, kosan dll. apabila tidak menggunakan mikrotik sungguh sangat terlalu bandwith yang akan terkuras oleh 1 user dengan aktifitas yang tidak diragukan lagi ialah DOWNLOAD !!!. belum lagi aktifitias TORRENTING, BUFFERING dan BOKEPER!!! hahahahahaha. tapi itulah memang yang terjadi sampai sekarang. konten pada website yang semakin berat , video video dengan kualitas yang sangat jernih tentu akan sangat memakan bandwith yang sangat besar. untuk itu mikrotik sangatlah berguna dikala kita menghadapi masalah seperti ini. berikut ane share cara membedakan traffic download dan upload pada mikrotik terbaru 2016 !! 

topologi yang digunakan sangatlah sederhana tapi rules untuk mikrotiknya sangat paten sekali


eth0 = wan
eth1 = lokal (ip 192.168.100.1/24)

*perlu diingat dalam setiap memarking paket pada mikrotik. kita harus mendefinisikan connections terlebih dahulu. baik memanfaatkan L7-Protocol atau yg lainnya. 

berikut script untuk memarking download dan upload

/ip firewall mangle add chain=prerouting in-interfaces=eth1 action=mark-connection src-address=192.168.100.1 new-connection-mark=conn-pc1 comment="connection pc 1"
/ip firewall mangle add chain prerouting in-interfaces=eth1 action=mark-packet new-packet-mark=pkt-upload-pc1 connection-mark=conn-pc1
/ip firewall mangle add chain prerouting in-interfaces=eth0 action=mark-packet new-packet-mark=pkt-download-pc1 connection-mark=conn-pc1


pada saat pertama kali lakukan mark connection untuk ip 192.168.100.1 , lalu lakukan marking upload dan download. perhatikan in-interfaces yang digunakan. 

sedikit tips buat rekan - rekan semua apabila download berarti paket masuk dari WAN apabila upload paket masuk dari LAN
upload = LAN
download = WAN

apabila sudah benar silahkan di test untuk melakukan upload dan download. mikrotik akan memisahkan jalurnya untuk ip 192.168.100.1

*lakukan hal yg sama untuk ip selanjutnya 192.168.100.2-seterusnya


setelah melakukan marking packet upload dan download. lakukan marking packet di queue walaupun packet sudah dikenal oleh mikrotik namun tidak bagi queue. kita harus mendefinisikan kembali. 

*tips untuk rekan rekan. berbeda dengan marking connections di firewall>mangle kalau download = WAN dan upload = LAN . maka di queue berlaku sebaliknya. download = LAN dan upload = WAN. 


berikut script untuk melimit download dan upload 

dibawah script marking di queue untuk download
/queue tree add name=all-in parent=LAN queue=default max-limit=2M
/queue tree add name=PC1-DOWNLOAD parent=all-in queue=default limit-at=1M max-limit=2M  packet-mark=pkt-download-pc1


dibawah script marking di queue untuk upload
/queue tree add name=all-out parent=WAN queue=default max-limit=2M
/queue tree add name=PC1-UPLOAD parent=all-out queue=default limit-at=1M max-limit=2M packet-mark=pkt-upload-pc1






selesai... silahkan dicoba apabila hasilnya tidak memuaskan comment dimari. ane bisa bantu sampai beress ... thanksss
rules diatas melimit semua jenis koneksi. bahkan torrent sekalipun heheheehhee


DOWNLOAD SCRIPT DISINI !!!


keep shared and enjoy :)

Read More

Tuesday, February 16, 2016

Block Torrent di Mikrotik Terbaru 2016 menggunakan L7 Protocol

Posted by Unknown
ane ga akan basa basi buat jelasin gmn ini fungsinya.. ane copas aja biar cepat dan yg pasti bisa berbagi sama lo semua yang ada di bumi , luar angkasa , di galaxy manapun WKWKWKWKWK

/ip firewall layer7-protocol
add name=.Bittorrent regexp="^(\\x13bittorrent protocol|azver\\x01\$|get /scra\
    pe\\\?info_hash=get /announce\\\?info_hash=|get /client/bitcomet/|GET /dat\
    a\\\?fid=)|d1:ad2:id20:|\\x08'7P\\)[RP]"


/ip firewall filter
add action=drop chain=forward in-interface=ether1-wan src-address-list=P2P-
add action=add-dst-to-address-list address-list=P2P- address-list-timeout=10m chain=forward p2p=bit-torrent
add action=add-dst-to-address-list address-list=P2P- address-list-timeout=10m chain=forward layer7-protocol=.Bittorrent
add action=add-dst-to-address-list address-list=P2P- address-list-timeout=10m chain=forward content=d1:ad2:id20: dst-port=1025-65535 packet-size=95-190 protocol=udp
add action=add-dst-to-address-list address-list=P2P- address-list-timeout=10m chain=forward content=info_hash dst-port=2710,80 protocol=tcp


*PERHATIKAN INTERFACES MENUJU WAN ATAU LAN

Enjoy and be yourself 


Read More

Monday, January 4, 2016

Block youtube menggunakan L7 Protocol di Mikrotik

Posted by Unknown
sekarang youtube sudah menggunakan HTTPS, ada beberapa cara untuk memblock youtube diantaranya menggunakan proxy squid itupun harus support SSL dan setiap client harus di install certificated agar squid dapat memalsukan certificated tsb. menurut saya itu sudah masuk ke tahap advanced dan tidak mudah tapi bisa. sebagai alternatif apabila anda menggunakan mikrotik ada fitur yang bisa kita manfaatkan. yaitu L7 protocol . menggunakan fitur ini memiliki kekurangan dan kelebihan.

- kekurangan
menambah load CPU pada router

-kelebihan
dapat memblock akses youtube

berikutnya

/ip firewall layer7-protocol
add name=limit-youtube regexp="^.+(c.youtube.com|googlevideo.com).*\$"

lalu seperti biasa kita lakukan drop pada firewall filter rules.

/ip firewall filter
/ip firewall filter add chain=forward layer7-protocol=limit-youtube action=drop


selamat mencoba thanksss
Read More